Upacara Adat Hogor Hini


Upacara adat Hogor Hini adalah upacara memberi makan nenek moyang yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada bulan desember.Upacara ini dilakukan oleh warga kampung garam,RT 13 RW 04,Kelurahan Kota Uneng,Kecamatan Alok, Kabupaten SIKKA.

Ritual Tung piong(Memberi sesajian)kepada leluhur dilakukan di atas Watu Mahe(Mesbah batu),sebagai wujud syukur para petani garam karena sudah mendapatkan rezeki selama setahun.

Sebelum dilakukan ritual Hogor Hini,semua petani garam melakukan ritual pemanggilan leluhur di atas Watu Mahe(Mesbah batu).Mereka juga menyiapkan buah kelapa merah dan tempurung kelapa di samping wadah masak garam yg tersedia di setiap pondok.

Keesokan harinya,sebelum beranjak ke Watu Mahe(Mesbah batu),Semua warga diminta berkumpul di rumah ketua adat, sambil berarakan ke setiap pondok petani garam untuk memberi sesajian serta memberkati para pemasak garam menggunakan minyak kelapa.Ritual ini semakin menyenangkan apabila setiap warga berlarian mengejar satu sama lain untuk mengoleskan arang  yang di ambil dari wadah masak garam.

Setelah upacara di setiap pondok selesai semua warga akan berjalan menuju Watu Mahe(Mesbah batu),untuk memberi makan semua arwah leluhur.Para warga juga ikut menikmati makanan yang dihidangkan di sekitaran Watu Mahe(Mesbah batu).

Acara tersebut ditutup dengan pemecahan botol kaca ke atas mesbah batu oleh ketua adat.ketika botol kaca sudah dipecahkan, pandangan semua warga harus tertuju ke depan tanpa menoleh ke belakang Mesbah batu karena dipercaya akan mendapat sial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Atta Mesari Ubud